Kupang, RNC – Tidaklah berlebihan, bila puluhan ibu rumah tangga dan pelaku UMKM di Kota Kefamenanu, mengaku siap jadi wanita tangguh dan mandiri. Pasalnya, mereka baru saja diajari cara membuat kue yang benar dan nikmat. Pelatihan itu digelar di Grand Royal Hotel, Selasa (29/7/2025).

Difasilitasi Yayasan Felix Maria Go (YFMG) dan Ikasmansa Kupang Angkatan ’87, ibu-ibu itu mendapat pelatihan keterampilan membuat soft cookies sorgum, donat, bomboloni, dan onbitjkoek cake. Tidak tanggung-tanggung, YFMG mendatangkan koki kue terkenal dari Kota Kupang, Ratna Mella.

Adalah Gradiana Lineno, Kristin Dumanau, dan Yuli Admawati. Mewakili peserta pelatihan lainnya, ketiganya mengaku sangat senang bisa mengikuti pelatihan tersebut.

Selama ini, mereka membuat kue secara otodidak dan melihat di Youtube. “Tapi sekarang kami mendapatkan ilmunya. Sangat berharga dan bermanfaat. Terima kasih Yayasan Felix Maria Go dan Bapak Fransiscus Go yang telah membuat pelatihan ini. Kami siap jadi wanita tangguh dan mandiri,” ujar ketiganya.

Mereka menambahkan, cara membuat kue yang benar dan nikmat, baru kali ini mereka ikuti. “Kami makin percaya diri. Kue yang akan kami buat, pasti laku dipasaran. Ibu Ratna benar-benar seorang profesional di bidang pembuatan kue. Kami sangat bersyukur dia mau berbagi ilmu dengan kami. Ikut pelatihan keterampilan cara membuat kue ini sangat bermanfaat kami bagi, terutama yang punya usaha jualan kue,” kata Gradiana, Kristin dan Yuli.

Ketiganya optimis, setelah ikut pelatihan, bisa membantu ekonomi keluarganya. “Kami sangat yakin, ada perbaikan ekonomi dalam keluarga kami. Jualan kue di Kota Kefa, cukup prospek. Apalagi kalau kue-kue yang dijual seperti yang diajarkan ibu Ratna, enak dan nikmat.

Buat peserta pemula, ini juga jadi kesempatan baik untuk memulai. Tidak ada kata terlambat. Sekali lagi terima kasih buat Yayasan Felix Maria Go, semoga ke depan terus berguna bagi kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur,” imbuh ketiganya.

Sementara itu, selaku pimpinan Yayasan Felix Maria Go, Fransiscus Go mengatakan, kemandirian sebuah keluarga dimulai dari tangan-tangan yang terampil.

“Program ini adalah wujud nyata kepedulian kami untuk memastikan setiap rumah tangga di Kefamenanu dan Maumolo, memiliki fondasi ekonomi yang kuat, yang dibangun oleh anggotanya sendiri demi masa depan yang lebih cerah. Keterampilan yang kita tanamkan hari ini, adalah warisan terbaik untuk generasi mendatang di Timor Tengah Utara. Ini bukan sekadar pelatihan, melainkan investasi jangka panjang dalam martabat dan kemandirian setiap insan di tanah ini. Dari tangan terampil, lahir ekonomi mandiri. Itulah tujuan Yayasan Felix Maria Go untuk masyarakat Kefamenanu dan Maumolo,” tandas Frans Go. (robert kadang)