Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Nilai tukar rupiah di pasar spot melemah signifikan pada awal perdagangan Jumat (29/8/2025), seiring meningkatnya sentimen negatif dari situasi politik domestik.
Rupiah dibuka tipis di level Rp16.347 per dolar AS, namun terus tertekan hingga sempat menyentuh Rp16.513 per dolar AS.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, menyebut pelemahan ini dipicu oleh faktor internal maupun eksternal. Namun, kondisi politik di dalam negeri menjadi penekan terbesar.
“Kondisi perpolitikan di Indonesia membuat pasar kembali mencari aset-aset aman atau safe haven,” jelas Ibrahim.
Menurutnya, tensi politik meningkat usai insiden demonstrasi pada Kamis malam, ketika seorang oknum aparat menabrak pengemudi ojek online.
“Kejadian tadi malam benar-benar membuat masyarakat, mahasiswa, dan pelajar semakin memanas,” ujarnya.
Selain itu, isu tunjangan perumahan untuk anggota DPR serta kasus korupsi yang menyeret mantan aktivis 98 semakin memperburuk persepsi pasar.
“Carut-marut politik ini membuat pasar apatis terhadap Indonesia dan rupiah kembali melemah tajam,” tambahnya.
Hingga penutupan perdagangan, rupiah diperkirakan turun 85 poin ke level Rp16.433 per dolar AS.
Ibrahim juga mengingatkan bahwa situasi ini mengingatkan pada krisis 1998 dan berpotensi memicu gelombang unjuk rasa lebih besar, termasuk desakan agar DPR segera mengesahkan undang-undang perampasan aset koruptor.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan