So’E, RakyatNTT.ID – Kegiatan Festival Budaya dan Pameran Pembangunan Timor Tengah Selatan (TTS) Tahun 2025 yang digelar Pemerintah Daerah TTS di Lapangan Puspenmas Kota SoE, mendapat apresiasi besar dari masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.

Ajang tahunan ini bukan hanya menjadi wadah promosi, tetapi juga terbukti mampu meningkatkan omzet penjualan pedagang kecil. Salah satu yang merasakan dampaknya adalah Paman Ridwan, penjual cilok dan bakso bakar asal Kapan.

“Kegiatan yang digagas Pemda TTS ini luar biasa dan sangat membantu kami pelaku UMKM. Saya berjualan dari jam 3 sore sampai jam 11 malam, omzet bisa tembus Rp3 juta. Kalau di tempat lain, hasilnya tidak seberapa,” ungkap Ridwan dengan gembira, Senin (25/8/2025) malam.

Iklan

Kebahagiaan serupa juga dirasakan Ibu Maria, penjual jagung bakar. Ia menyebut dalam satu malam berjualan di lokasi festival, penghasilannya bisa mencapai Rp500 ribu.

“Festival budaya dan pameran pembangunan ini sangat membantu kami. Terima kasih Pemda TTS,” ujarnya.

Selain berdampak positif bagi UMKM, lokasi festival yang strategis dan ramai dikunjungi masyarakat menjadi daya tarik tersendiri. Pameran juga semakin meriah dengan adanya hiburan malam yang menambah semarak suasana.