Selain itu, 22 penyelam profesional diturunkan ke lokasi, helikopter dan tim Kopaska dikerahkan dan ahli hidrografi dari Pushidrosal ikut mendukung operasi. Tim dari KPLP KN Grantin juga turut meninjau langsung area pencarian.

“Pencarian ini adalah tanggung jawab kemanusiaan, dan kami pastikan seluruh personel dalam kondisi optimal,” tegas Dudy.

Fokus Penanganan Penyintas: Medis dan Psikologis jadi Prioritas

Dudy menyebut, penanganan terhadap para penyintas menjadi prioritas pemerintah.

Iklan

“Saya sudah perintahkan agar mereka diberikan layanan medis dan psikologis terbaik. Mereka tidak sendirian,” ujarnya.

Pencarian Terus Dilanjutkan, Cuaca jadi Tantangan

BMKG melaporkan cuaca di lokasi pencarian tergolong menantang, dengan kondisi berawan tebal, potensi hujan ringan, dan gelombang laut 0,5–2 meter disertai angin 4–20 knot.

Menhub menegaskan bahwa operasi pencarian tidak akan berhenti hingga seluruh korban ditemukan.

“Ini bukan sekadar prosedur. Ini adalah panggilan kemanusiaan,” tutupnya. (*/rnc)