Waingapu, RakyatNTT.ID Komitmen terhadap masa depan pendidikan Indonesia diperlihatkan secara nyata oleh PT PLN (Persero) dan Happy Hearts Indonesia (HHI) dengan meresmikan TK Negeri Kalu Manandang yang baru direnovasi di Desa Prailiu, Sumba Timur.

Sekolah ini berdiri sejak 2008 dan sebelumnya menjalankan proses belajar-mengajar dalam kondisi yang sangat terbatas—mulai dari teras rumah warga hingga ruang berukuran 5×5 meter tanpa furnitur dan sanitasi layak. Kini, berkat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, serta sinergi bersama Happy Hearts Indonesia, sekolah ini hadir sebagai Block School berstandar nasional.

Gedung baru ini memiliki dua ruang kelas luas, perabotan ramah anak, serta fasilitas toilet dan tempat cuci tangan yang memadai. Uniknya, sekolah dibangun menggunakan batu bata dari plastik daur ulang, yang berhasil mencegah 2,2 ton sampah plastik mencemari lingkungan dan mengurangi 5,3 ton emisi karbon. Langkah ini menjadikan TK Negeri Kalu Manandang sebagai contoh pembangunan sekolah ramah lingkungan di daerah terpencil.

“Sekolah ini lebih dari sekadar bangunan; ini adalah simbol harapan dan masa depan bagi anak-anak Desa Prailiu,” ungkap Sylvia Beiwinkler, CEO Happy Hearts Indonesia.