Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kefamenanu, RakyatNTT.ID — Puluhan pemuda dari Teritori IV Klasis TTU mengikuti ibadah gabungan sekaligus kegiatan Peningkatan Kapasitas Kaum Muda (PIKAMUDA) Jemaat Paulus Wini, yang digelar di gedung kebaktian Jemaat Paulus Wini, Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pelayanan pemuda tahun 2025, dimulai sejak pukul 09.30 WITA, dan dihadiri oleh berbagai tokoh gereja dari Jemaat Paulus Wini, Ebenhezer Tuamese, Pantura, serta Biboki Anleu.
Berani Berdampak: Ibadah dan Renungan Pemuda
Ibadah bersama dipimpin oleh Pdt. Hendrina Susanti Tamelab dengan tema khotbah “Berani Berdampak” berdasarkan Matius 5:13–16. Ia menyoroti tiga hal yang melemahkan dampak pemuda Kristen:
- Lupa identitas sebagai pemuda Kristen
- Lebih mudah dipengaruhi daripada mempengaruhi
- Rasa tidak layak
“Pemuda Kristen harus tampil percaya diri sebagai terang dan garam dunia. Dunia butuh dampak dari pemuda yang beriman dan bersikap,” tegasnya.
Materi Kepemimpinan dan Studi Alkitab
Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan kepemimpinan oleh Pdt. Gerson Lette, serta pelatihan metode studi Alkitab oleh Pdt. Eyrene M. Liuffeto Tameno.
Dalam paparannya, Pdt. Gerson menekankan bahwa pemuda Kristen adalah agen perubahan, dan kepemimpinan mereka harus meneladani karakter Yesus: kasih, pelayanan, integritas, dan tanggung jawab.
“Kepemimpinan Kristen bukan tentang kuasa, tapi tentang hati dan tangan yang melayani,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa gaya kepemimpinan Yesus dalam Perjanjian Baru mengajarkan pemuda untuk menjadi gembala yang rela berkorban, bukan penguasa.
Gereja Wajib Mempersiapkan Pemimpin Muda
Ketua Majelis Jemaat Paulus Wini, Pdt. Eyrene M. Liuffeto Tameno, menegaskan bahwa gereja memiliki tugas besar mempersiapkan pemimpin masa depan. Namun, tantangan zaman seperti godaan teknologi, gaya hidup, dan krisis identitas, seringkali mengerdilkan iman kaum muda.
“Melalui PIKAMUDA, kami ingin anak-anak muda menyadari siapa dirinya dan bangkit untuk bersinar dalam terang Kristus,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa PIKAMUDA sudah rutin dilakukan sejak 2024, namun tahun ini melibatkan pemuda dari seluruh Teritori IV (Pantura) agar berdampak lebih luas.
Sebagai tuan rumah, ia menyampaikan apresiasi kepada para pendeta dan pemuda yang hadir serta berharap di tahun 2026, PIKAMUDA bisa menyajikan materi yang lebih kontekstual dan menjawab tantangan zaman. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan