Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kondisi ini menunjukkan ketidakpedulian total terhadap kelestarian objek wisata, padahal pantai ini pernah menjadi primadona wisata bahari NTT.
Tambang Batu Warna Menggerus Keindahan Alam
Yang paling menyedihkan, aktivitas tambang batu warna kini merambah hingga ke pesisir Pantai Kolbano. Bukannya tempat berlibur, pantai kini lebih mirip area tambang dengan gubuk-gubuk darurat penambang menggantikan pagar wisata.
“Pantai ini bukan lagi tempat wisata, tapi tambang terbuka yang legalitasnya patut dipertanyakan,” ujar seorang warga setempat.
Pantai Kolbano adalah simbol gagalnya pengelolaan potensi wisata berbasis lokal. Ketika ikon wisata seperti ini dibiarkan rusak, maka upaya promosi pariwisata NTT di kancah nasional dan internasional menjadi kontradiktif. (rnc04)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan