Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, mengakui adanya potensi besar korupsi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didanai APBN 2025 sebesar Rp121 triliun.
Adik kandung Presiden Prabowo Subianto sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi ini menegaskan, pengawasan terhadap dana MBG menjadi perhatian serius pemerintah.
“Kita sangat-sangat waspada terhadap korupsi karena ini menyangkut uang yang besar sekali. Pak Prabowo sudah wanti-wanti agar program ini dikawal ketat,” ujar Hashim saat meresmikan Prasasti Center for Policy Studies di Jakarta, Senin, 30 Juni 2025.
Lebih lanjut, Hashim mengungkapkan bahwa dirinya setiap hari menerima laporan dugaan korupsi, khususnya dari Badan Gizi Nasional (BGN), selaku pelaksana utama program MBG.
“Setiap hari saya terima info dugaan korupsi di BGN. Kalau ada, saya langsung hubungi pimpinan BGN, Dadan Hindayana, untuk minta diperiksa dan dikaji kebenarannya,” imbuhnya.
Ajak Masyarakat Terlibat Aktif
Hashim pun mendorong peran serta masyarakat dalam melaporkan setiap indikasi penyelewengan anggaran.
“Saya harap masyarakat tidak ragu melapor jika melihat indikasi korupsi. Kita harus bersatu mengawasi dan menindak tegas,” tegasnya.
Prabowo Komitmen Basmi Korupsi
Ia kembali menegaskan bahwa Presiden Prabowo menjadikan pemberantasan korupsi sebagai prioritas utama pemerintahannya. Menurut Hashim, pengawasan menyeluruh atas Program Makan Bergizi Gratis adalah bagian penting dari komitmen itu.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan