Kupang, RakyatNTT.ID — Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kupang resmi mengeluarkan surat imbauan bernomor UM.006/4/4/KSOP.Kpg-2025 menanggapi peringatan dini dari BMKG terkait potensi gelombang tinggi yang mengancam keselamatan pelayaran di sejumlah wilayah perairan Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan prakiraan BMKG Nomor: BM/E.01.02/PDGT/28/KTUG/VI/2025, gelombang setinggi 1,25 – 2,5 meter diprediksi terjadi di Selat Sape, Selat Pantar, Laut Sawu, dan sejumlah selat lainnya di wilayah selatan Flores dan Alor. Sedangkan gelombang lebih ekstrem dengan tinggi 2,5 – 4,0 meter diprediksi terjadi di Selat Sumba, Laut Sawu bagian selatan, dan Perairan Utara Sabu.

Imbauan KSOP:

  • Penundaan Pelayaran: Diberikan kepada nakhoda dan operator kapal yang akan melintasi wilayah dengan risiko tinggi.
  • Kepatuhan Persyaratan Keselamatan: Kapal wajib memastikan seluruh dokumen dan peralatan keselamatan, termasuk life jacket, berfungsi optimal.
  • Pemantauan Cuaca: Pemantauan kondisi cuaca minimal 6 jam sebelum pengajuan surat persetujuan berlayar (SPB).

Kepala KSOP Kelas III Kupang, Simon B. Baon, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa langkah ini penting untuk melindungi pelaut dan penumpang dari risiko kecelakaan akibat cuaca ekstrem. (*/rnc)

Iklan