Dosen Fakultas Seni Keagamaan Kristen, Januar Daniel Maxfrid Rohi, M.H., menambahkan bahwa konser ini lebih dari sekadar pertunjukan, melainkan manifestasi iman, harapan, dan kasih.

“Musik adalah bahasa jiwa yang melampaui kata. Ia menjadi sarana pujian kepada Tuhan dan menyampaikan pesan kemanusiaan kepada semua kalangan,” tuturnya.

IAKN Kupang dan Komitmen pada Seni Berbasis Iman

Konser ini menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi berbasis agama dan seni dapat menghasilkan karya bermutu tinggi yang menyentuh jiwa, serta memberi dampak sosial dan spiritual nyata. IAKN Kupang terus mendorong mahasiswanya untuk berkarya, bukan hanya untuk nilai akademik, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat dan Tuhan. (*/rnc)

Iklan