Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Meski tindakan langsung belum terlihat, para ahli meyakini bahwa Iran tengah menyusun strategi jangka panjang untuk menjawab tekanan ini secara sistematis.
Opsi Balasan Iran: Rudal, Siber, Propaganda
Iran tidak hanya mengandalkan diplomasi atau nuklir. Balasan balistik dan siber menjadi opsi yang paling mungkin dalam waktu dekat:
Iran memiliki arsenal rudal terbesar di Timur Tengah, termasuk Fattah-1 dan Qasem Basir — rudal hipersonik dan jelajah canggih buatan dalam negeri.
Serangan siber ke Israel juga bukan hal baru. Pada 2023, Iran berhasil melumpuhkan jaringan listrik rumah sakit di Israel.
Iran juga memiliki kekuatan propaganda digital yang kian agresif di media sosial dan kanal berita internasional.
Jalan Diplomasi yang Kian Sempit
Di tengah panasnya situasi, delegasi AS dan Iran dijadwalkan bertemu di Oman untuk melanjutkan putaran ke-6 negosiasi nuklir. Namun, para analis skeptis bahwa kesepakatan bisa tercapai pasca serangan ini.
Pollack menyebut, “Tanpa kesepakatan baru, serangan Israel memang menghambat program nuklir Iran sesaat, tapi mempercepat ancaman jangka panjangnya.” (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan