Fordow penting karena pada 2023, IAEA menemukan partikel uranium dengan kemurnian 83,7% di situs ini—mendekati level bom nuklir.

“Jika Fordow masih beroperasi, maka serangan Israel hanya akan memperlambat sedikit upaya Iran menuju senjata nuklir,” kata analis nuklir James M. Acton dari Carnegie Endowment.

Israel mungkin bisa menghancurkan pintu masuk situs tersebut, tetapi menghancurkan fasilitas bawah tanah secara total akan menjadi tantangan militer dan teknis besar. (*/rnc)