Kupang, RakyatNTT.ID – Semarak budaya dan semangat kebhinekaan menyatu dalam gelaran Kupang Exotic Festival 2025, sebuah fashion karnaval dan pegelaran budaya spektakuler yang diselenggarakan Polda NTT bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan NTT dan Pemerintah Provinsi NTT, Sabtu (28/6/2025).

Acara yang digelar di Jalan El Tari, depan Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, ini menjadi puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-79, mengusung tema nasional: “Polri untuk Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045.”

Hadir dalam festival ini antara lain Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko, Ketua DPRD NTT Emi Nomleni, Kepala Pengadilan Tinggi Pontas Efendi, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, serta Kepala BI Perwakilan NTT Agus S. Widjajati, para tokoh agama, perbankan, dan masyarakat.

Iklan

Wakil Gubernur Johni Asadoma menyampaikan apresiasinya terhadap Polda NTT dan Bank Indonesia yang telah menggelar event budaya bertaraf besar tersebut.

“Festival ini mendorong penenun lokal untuk terus berkarya dan berinovasi, dan semoga menjadi agenda tahunan bertaraf nasional,” ucapnya.

Sementara itu, Kombes Pol. Surisman, Direktur Intelkam Polda NTT sekaligus Ketua Panitia, menyatakan bahwa Fashion Karnaval Bhayangkara bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan budaya lokal, serta menjadi sarana promosi pariwisata dan penguatan ekonomi masyarakat.

Karnaval ini diikuti 38 peserta dari berbagai kalangan, termasuk perwakilan 22 Polres se-NTT, komunitas budaya, lembaga keagamaan, barongsai, relawan, organisasi sosial, dan perbankan. Parade dimulai dari Gedung Sasando dan berakhir di Lapangan Bhayangkara Polda NTT.

Puncak acara ditutup dengan Kupang Exotic Night, konser budaya di Lapangan Polda NTT yang dimeriahkan oleh Piche Kota (Finalis Indonesian Idol 2025), Alfred Gare dan Pax Group, Justy Aldrin, serta sejumlah artis lokal berbakat.

Dalam sambutannya, Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari misi Polri membangun komunikasi budaya dan kedekatan dengan masyarakat.

“Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat NTT untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) demi terwujudnya provinsi yang aman dan harmonis. (*/bap/rnc)