Labuan Bajo, RakyatNTT.ID Peristiwa kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (29/6/2025).

Kapal wisata jenis pinisi bernama Bahari Angin Mamiri dilaporkan terbalik sekitar pukul 14.00 WITA saat melintasi perairan antara Pulau Mawan dan Tanjung Lokima, wilayah Kecamatan Komodo.

Kapal dengan GT 26 milik PT WSS Maritim Jaya ini mengangkut 13 penumpang dan 5 kru kapal, terdiri dari empat WNI, delapan WNA asal Spanyol dan China, serta kru kapal.

Kronologi Kejadian

Menurut informasi dari Kantor SAR Maumere, kapal memulai pelayaran dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo pada Sabtu (28/6/2025) pagi menuju Pulau Komodo dan destinasi terakhir Manta Point.

Namun karena pertimbangan cuaca dan saran dari kapten serta tour guide, rute diubah menuju Pulau Kanawa.

Saat melintasi perairan Mawan–Lokima, gelombang laut tinggi disertai angin kencang menyebabkan kapal oleng ke kiri dan kemasukan air, hingga akhirnya terbalik.

“Kapal dihantam gelombang tinggi saat berada di koordinat 08°34.991 S 119° 39.014 E. Kondisi arus bawah laut juga sangat kuat,” jelas Fathur Rahman, Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC).

Proses Evakuasi dan Kondisi Penumpang

Tim SAR Gabungan dari Pos SAR Manggarai Barat segera diberangkatkan menggunakan kapal RIB ke lokasi kejadian setelah menerima laporan. Beruntung, kapal wisata Aurelia yang berada dekat lokasi insiden lebih dahulu melakukan penyelamatan terhadap para penumpang.