Lalu.., apa kata para Pendeta dan Pastor (warga Toraja), terkait Pentahbisan Gereja Toraja Jemaat Kupang? Ini petikan komentar mereka yang dihimpun media ini:

“Saya mengucapkan selamat buat segenap jemaat Gereja Toraja di Kupang yang dengan Rahmat Tuhan boleh memiliki gedung gereja yang sangat luar biasa. Kehadiran dan keberadaan Gereja Toraja di Kupang menambah khazanah keberagaman Kristen Protestan di Kupang dan sekitarnya. Semoga dengan adanya Gereja Toraja ini, jemaat Gereja Toraja tidak menjadi asing bagi gereja-gereja lainnya, tetapi tetap dalam kesatuan persaudaraan dan persekutuan, baik dalam ajaran maupun sosialitas. Horas, didongani Tuhani ma Hamu saluhutna (Shalom, Tuhan memberkati kalian semua). Salam dan selamat dari Tanah Batak.”
* Pater Seles Panggarra, CMF
(Paroki St. Mikael, Tanjungbalai, Sumatera Utara)

“Menjadi Tongkonan (rumah bersama) bagi Sangtorayan di Kupang untuk menikmati Injil dalam balutan ke-Torajaan. Mewartakan sukacita Injil bagi semua bangsa dan semua mahkluk”.
* Pdt. Vennary Kurniawan Yudi, S.Th
(Gereja Toraja Jemaat Eben-Haezer Nunukan)

“Puji syukur kepada Allah sang pemilik kehidupan dan pelayanan ini, saya mengucapkan selamat atas pencapaian jemaat Tuhan dalam pembagunan Gedung Gereja Toraja sebagai rumah Tuhan yang kudus dan tempat persekutuan umat-Nya. Kiranya kehadiran Gereja ini menjadi terang dan berkat bagi jemaat dan lingkungan sekitarnya, tempat di mana kasih, damai sejahtera, dan pengharapan terus tumbuh dalam pelayanan yang tulus. Semoga setiap pelayanan yang dimulai dari tempat ini senantiasa diberkati dan menjadi sarana untuk memuliakan nama Tuhan serta memperluas kerajaan-Nya di bumi.”
* Pdt. Esra Tandirerung, S.Th
(Gereja KIBAID Kupang)