Pentahbisan Gedung Gereja Jemaat Kupang, kata putera Madandan itu, merupakan karya pimpinan Tuhan selama delapan tahun. “Dan, tanggal 6 Juni 2025 mendatang, ditahbiskan oleh Ketua Sinode Gereja Toraja, bapak Pdt. Alfred Anggui, serta akan diresmikan Gubernur NTT, Melki Laka Lena,” sebut Zet Tadung Allo.

Pembangunan gedung Gereja Toraja Jemaat Kupang melewati suatu proses pergumulan yang panjang. Dimulai tahun 2016 sebagai Cabang Kebaktian Kupang, dari Jemaat Jatiwaringin Jakarta sebagai Jemaat Pemelihara. Dengan itikad dan harapan, bahwa jemaat ini akan tumbuh, dan berkembang persekutuan yang indah dan utuh, menghasilkan jemaat yang sanggup menjadi pengemban misi pelayanan gerejawi sesuai amanat agung Kristus Sang Kepala Gereja. Gereja Toraja Jemaat Kupang resmi berdiri sebagai jemaat mandiri Jemaat Kupang, pada tanggal 15 Oktober 2022.

“Kami percaya, peristiwa sukacita ini akan menjadi momentum yang tepat untuk memperkokoh semangat kebersamaan, serta memberikan nuansa baru dalam menumbuhkan tekad dan motivasi bagi segenap warga jemaat dalam memanfaatkan gedung gereja ini secara optimal bagi peningkatan kualitas iman yang senatiasa bersyukur, dan tetap mengandalkan Tuhan dalam kehidupan ini,” pungkas Zet Tadung Allo.