“Rencananya hari Selasa depan saya lanjutkan periksa sampai 1.200 orang ini selesai. Kalau tidak sibuk, seminggu sudah rampung. Setelah itu akan kita umumkan ke publik bahwa dari 1.200 orang ini, yang lolos berapa dan yang gagal karena bypass (jalan pintas, red) berapa,” ungkap Falen Kebo.

“Yang unprosedural akan kita batalkan agar tidak membebani keuangan daerah,” sambung eks perwira TNI Angkatan Darat itu.

Bupati Falen juga memberi warning kepada oknum yang terlibat dalam meloloskan calon yang jelas-jelas non-prosedural untuk mengikuti seleksi PPPK.

Iklan

“Setelah semuanya clear, kita akan telusuri lanjut. Kalau ada oknum yang terlibat di dalamnya, kita akan beri sanksi tegas. Kalau dia PNS, sanksi terberat ya dipecat karena ini sangat merugikan daerah dan peserta yang berproses dengan benar,” pungkas Bupati Falen. (rnc)