Untuk menghilangkan rasa cemas, pemilik nama lengkap Alexander Yohanes Songkares itu lantas mengitari sudut-sudut Gedung Golkar. Sesekali dia mengambil gambar, kemudian lanjut mengamati foto dan beberapa asesoris partai yang dipajang di sana.

Saat diizinkan masuk ke ruang Sekretaris Golkar NTT, Sayn Songkares benar-benar plong (lega). Sebab dia disambut dengan ramah oleh semua orang yang ada di dalam. Mereka bercengkrama tanpa ada sekat-sekat jabatan di partai.

Pada akhirnya Sayn Songkares menyadari bahwa Sekretariat Golkar NTT bukan sekadar sebuah kantor. Sebaliknya, tempat ini adalah rumah bagi sebuah keluarga besar yang dipersatukan oleh visi, misi, dan semangat kebersamaan.

“Di balik kesibukan aktivitas politik dan hiruk-pikuk dinamika partai, terjalin ikatan keakraban yang kuat di antara orang-orang yang berada di sana (Sekretariat Golkar NTT, red),” ujar Sayn Songkares kepada RakyatNTT.ID belum lama ini.

Menurutnya, keakraban ini bukan sekadar basa-basi, melainkan tercermin dalam kerja sama yang solid dan saling mendukung. Setiap anggota sekretariat, dari tingkat pimpinan hingga staf administrasi, berperan penting dalam menjalankan roda organisasi. Sayn menyaksikan dari dekat bagaimana mereka saling bahu-membahu, berbagi beban kerja, dan saling membantu mengatasi tantangan. Lingkungan kerja yang kondusif dan harmonis mendorong terciptanya sinergi yang efektif dan efisien.