Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Surabaya, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) mencatat tonggak penting dalam dunia pendidikan kedokteran di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan pembukaan Program Studi Dokter Spesialis I (Sp1) Obstetri dan Ginekologi. Langkah ini menjadi solusi nyata atas krisis tenaga medis spesialis di wilayah timur Indonesia.
Momentum penting tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan Pakta Integritas antara Undana dan Universitas Airlangga (Unair), yang digelar di Ruang Amerta, Gedung Kantor Manajemen Kampus MERR C, Surabaya, pada Selasa (4/11/2025).
Kerja Sama Strategis Undana dan Unair
Dalam acara yang diinisiasi oleh Universitas Airlangga itu, Undana diwakili langsung oleh Rektor Prof. Dr. drh. Maxs U.E. Sanam, M.Sc., didampingi Dekan FKKH Undana, Dr. dr. Christina Olly Lada, S.Ked., M.Gizi. Turut hadir pula 10 rektor universitas mitra lainnya, termasuk Universitas Brawijaya dan Universitas Jember.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari penugasan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yang mendorong pembukaan program studi spesialis dan subspesialis di berbagai daerah.
Prof. Maxs menjelaskan bahwa pembukaan Prodi Sp1 Obstetri dan Ginekologi menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di NTT, terutama terkait tingginya angka kematian ibu dan bayi (AKI dan AKB) yang masih menjadi tantangan utama.
Solusi Jangka Panjang untuk Kesehatan NTT
Program ini diharapkan membawa dampak transformatif ganda. Pertama, meningkatkan kapasitas akademik dan reputasi Fakultas Kedokteran Undana. Kedua, mencetak dokter spesialis kandungan yang memahami kondisi lokal, sehingga pelayanan kesehatan di NTT dapat merata hingga ke daerah terpencil.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

