Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
SIDANG Sinode Gereja Kristen Sumba Ke-44 yang berlangsung di GKS Jemaat Nggongi, Klasis Mahu Karera, Wilayah Sumba Timur, bukan sekadar peristiwa gerejawi biasa. Ia adalah momentum iman, ruang evaluasi, sekaligus panggilan moral bagi Gereja Kristen Sumba untuk melihat kembali arah pelayanannya di tengah pergumulan umat dan tanah Sumba yang terus berubah.
Dengan tema besar “Merawat Kehidupan dalam Kasih Kristus”, Sidang Sinode ini mengandung pesan yang sangat dalam. Tema ini dijabarkan melalui subtema “Merawat bumi sebagai rumah bersama, memperjuangkan keadilan dan kebenaran, serta meneguhkan nilai-nilai budaya dalam terang Injil.”
Sidang Sinode Ke-44 GKS dijadwalkan berlangsung pada 2–10 Juli 2026 di GKS Jemaat Nggongi, Klasis Mahu-Karera, dan menjadi forum penting untuk mengevaluasi pelayanan empat tahun terakhir, menetapkan arah pelayanan periode berikutnya, serta memilih kepemimpinan baru BPMS GKS.
Tema ini tidak boleh berhenti sebagai kalimat indah dalam spanduk, baliho, liturgi pembukaan, atau dokumen persidangan. “Merawat kehidupan” adalah panggilan yang menuntut keberanian gereja untuk turun lebih dekat ke kenyataan hidup umat. Kehidupan yang dimaksud bukan hanya kehidupan rohani di ruang ibadah, tetapi juga kehidupan ekonomi, pendidikan, lingkungan, budaya, keadilan, kesehatan, pemuda, perempuan, dan masa depan generasi Sumba.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan