Kupang, RakyatNTT.ID Kemeriahan peresmian Pasar Penkase Alak pada 3 Desember 2025 kini berbanding terbalik dengan kondisi terkini di lapangan.

Pasar yang sebelumnya digadang-gadang menjadi pusat ekonomi baru di Kota Kupang itu kini sepi dan nyaris tidak beraktivitas.

Pasar tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-23 Perumda Pasar Kota Kupang.

Iklan

Saat itu, peresmian berlangsung meriah dan penuh optimisme, dihadiri pejabat pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para pedagang.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pasar ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi simbol harapan dan ruang hidup bagi masyarakat, khususnya pelaku ekonomi kecil di wilayah Alak.

Namun, harapan tersebut kini memudar. Seiring waktu, aktivitas pasar justru merosot tajam. Dari banyaknya pedagang yang diharapkan mengisi los pasar, kini hanya tersisa satu orang yang masih bertahan.

Salah satu pedagang, Idha Rihi Nawa, mengaku prihatin dengan kondisi pasar yang kembali sepi. Ia menilai pasar yang sempat dihidupkan kembali kini terancam mati total.

“Pasar Penkase Alak yang dulu sudah mati dan sempat dihidupkan, sekarang kembali mati karena sudah tidak ada pedagang. Ini apakah hanya mati suri atau memang sudah mati total aktivitasnya?” ujarnya saat dihubungi, Selasa (5/5/2026).