Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Di tengah ancaman krisis energi global, inovasi bahan bakar alternatif dalam negeri mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah. Bahan Bakar Orisinil Buatan Indonesia Bos (BOBIBOS) kini masuk radar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai salah satu solusi potensial untuk mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM).
Hal ini mengemuka dalam audiensi antara tim BOBIBOS dan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Ditjen Migas) ESDM pada Senin (13/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, BOBIBOS mendapat lampu hijau untuk melanjutkan ke tahap uji jalan resmi sesuai ketentuan pemerintah.
Founder BOBIBOS, Iklas Thamrin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai uji internal sebelum masuk ke tahap pengujian pemerintah. Ia mengklaim bahan bakar ini memiliki performa yang menjanjikan.
“Kami sudah tes jalan di berbagai merek motor, mobil, diesel, bahkan truk. Emisinya nol dan lebih irit,” ujar Iklas.
Tak hanya menawarkan performa, BOBIBOS juga membawa misi ekonomi kerakyatan. Pembina BOBIBOS, Mulyadi, menjelaskan bahwa bahan bakar ini berbasis jerami, limbah pertanian yang selama ini kerap dibakar dan belum dimanfaatkan secara optimal.
“Dengan hadirnya BOBIBOS, petani bisa tersenyum dua kali. Saat panen menghasilkan beras, setelah panen jeraminya pun bernilai ekonomi,” kata Mulyadi.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

