SoE, RakyatNTT.ID Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mempercepat penguatan ekonomi lokal melalui perluasan jaringan distribusi produk daerah. Salah satu langkah konkret diwujudkan lewat peresmian NTT Mart berbasis One School One Product (OSOP) dan Dapur Flobamorata di SMK Negeri 2 Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Senin (30/3/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, ditandai dengan pemukulan gong dan pengguntingan pita.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa kehadiran NTT Mart menjadi solusi nyata bagi pelaku UMKM dan industri kecil yang selama ini kesulitan mengakses pasar.

Iklan

“NTT Mart ini kita siapkan sebagai ruang agar produk lokal punya pasar yang jelas. Banyak yang bisa produksi, tapi tidak punya tempat jual,” ujarnya.

Melki juga menyoroti masih tingginya defisit perdagangan NTT dengan daerah lain yang mencapai sekitar Rp51 triliun per tahun. Nilai barang yang masuk ke NTT jauh lebih besar dibandingkan yang keluar.

“Artinya uang kita lebih banyak keluar daripada berputar di dalam daerah. Ini yang harus kita ubah,” tegasnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemprov NTT mengembangkan ekosistem ekonomi berbasis tiga pilar utama, yakni One Village One Product (OVOP), One School One Product (OSOP), dan One Community One Product (OCOP).