Ia berharap Semau tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga dapat berkembang sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga yang terintegrasi dengan sektor pariwisata.

Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem tersebut menjelaskan, kegiatan olahraga berskala daerah memiliki potensi menggerakkan berbagai sektor ekonomi masyarakat. Mulai dari transportasi lokal, kuliner, UMKM, akomodasi, hingga berbagai jenis jasa lainnya.

Karena itu, Julie menilai pengembangan sport tourism membutuhkan kolaborasi antara organisasi olahraga, pemerintah daerah, pelaku pariwisata, dan masyarakat setempat.

Pembinaan Atlet Tetap Jadi Prioritas

Di balik gagasan pengembangan pariwisata olahraga, Julie menegaskan bahwa pembinaan atlet tetap menjadi tujuan utama penyelenggaraan LLMC.

“Kejuaraan ini menjadi ruang untuk menemukan bibit atlet potensial, meningkatkan kemampuan, memperkuat persaudaraan antardojo, serta mempersiapkan atlet NTT menghadapi kompetisi tingkat nasional dan internasional,” katanya.

Keseriusan PERKEMI NTT dalam mempersiapkan atlet menghadapi Kejuaraan Dunia Shorinji Kempo di Nagoya, Jepang, dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 juga ditunjukkan melalui rencana mendatangkan pelatih dari Jepang untuk melatih atlet NTT.