Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia mencontohkan berbagai perubahan yang terjadi di Kota Kupang, mulai dari perkembangan kawasan, perubahan fungsi tempat, hingga asal-usul penamaan sejumlah lokasi yang mungkin sudah tidak diketahui generasi sekarang.
Menurutnya, informasi tersebut memiliki nilai sejarah yang penting untuk didokumentasikan agar generasi muda memahami latar belakang dan perjalanan perkembangan kota tempat mereka tinggal.
Ajak Masyarakat Sumbangkan Arsip Sejarah
Pada kesempatan itu, Jeffry mengajak seluruh perangkat daerah, camat, lurah, akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, komunitas, serta para pemilik arsip untuk mengambil bagian dalam gerakan tersebut.
Masyarakat dapat berkontribusi dengan menyumbangkan informasi, cerita lisan, foto, dokumen, maupun berbagai bukti sejarah lainnya yang memiliki keterkaitan dengan perjalanan Kota Kupang.
Seluruh bahan yang terkumpul nantinya akan dihimpun dan dikaji bersama tenaga ahli untuk menghasilkan dokumentasi sejarah yang akurat, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang, Frangky Amalo, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki sejumlah tujuan strategis.
Pertama, mengidentifikasi dan menghimpun berbagai potensi arsip sejarah Kota Kupang. Kedua, meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam penyelamatan arsip. Ketiga, membangun basis data sejarah yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan