Karena itu, berbagai informasi, dokumentasi, foto, dokumen tertulis, serta sumber sejarah lainnya perlu dihimpun dan disimpan secara baik agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

“Pembangunan kota bukan semata-mata tentang membangun infrastruktur fisik, tetapi juga tentang menjaga identitas dan sejarahnya. Kita harus menghimpun cerita perjalanan Kota Kupang, mulai dari masa lalu, hari ini, hingga masa depan, agar menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Ia menjelaskan, sejarah memiliki peran penting dalam membentuk identitas dan karakter suatu daerah. Berbagai peristiwa masa lalu menjadi bagian dari proses yang membentuk wajah Kota Kupang saat ini.

Oleh sebab itu, dokumentasi mengenai perkembangan wilayah, perubahan bangunan, kebudayaan, hingga kehidupan sosial masyarakat harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.

Jeffry juga mengingatkan pentingnya akurasi dan validitas dalam penyusunan dokumentasi sejarah. Setiap informasi yang dihimpun harus melalui proses verifikasi dan kajian oleh para ahli sehingga catatan sejarah yang dihasilkan memiliki dasar kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Banyak cerita yang harus kita himpun dan luruskan. Setiap cerita yang akan menjadi bagian dari sejarah harus melalui pembuktian dan pengujian oleh para ahli, agar kebenarannya dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.