“Saya percaya apa yang kita mulai hari ini bukan kita mulai dari nol. Ada kerja keras, pengalaman dan perjuangan dari para pendahulu yang menjadi dasar bagi kita untuk melangkah lebih jauh,” ujarnya.

Roy menilai Sumba Barat Daya memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, peternakan, perdagangan, pariwisata, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Namun, menurut dia, potensi tersebut masih perlu dikelola secara maksimal. Sejumlah pelaku usaha masih membutuhkan akses permodalan, pendampingan, jaringan usaha, dan kesempatan untuk berkembang.

Karena itu, Roy menegaskan KADIN harus mampu mendorong agar peluang ekonomi yang tersedia dapat berkembang menjadi usaha produktif dan membuka lapangan pekerjaan.

“Karena itu saya percaya bahwa tugas kita ke depannya bukan hanya melihat peluang, tetapi bagaimana peluang itu kita ubah menjadi usaha dan mengubah usaha menjadi lapangan pekerjaan dan mengubah pertumbuhan ekonomi menjadi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, upaya tersebut membutuhkan kerja sama berbagai pihak agar pertumbuhan ekonomi dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sumba Barat Daya.

“Dan untuk mencapai itu semua tentu tidak bisa kita berjalan sendiri, kita harus bergerak bersama dan berkolaborasi,” tutup Roy. (rnc29)