Kupang, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan pembangunan infrastruktur tetap berjalan pada tiga bulan terakhir Tahun Anggaran 2026.

Sejumlah proyek fisik disiapkan di beberapa wilayah Kota Kupang, mulai dari pembangunan ruas jalan, fasilitas resapan air hingga renovasi dan penataan kawasan Kolam Airnona.

Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Maksi Dethan, mengatakan pihaknya terus mematangkan sejumlah pekerjaan yang akan dilaksanakan pada sisa waktu pelaksanaan APBD 2026.

“Pembangunan akan terus berlanjut dalam masa tiga bulan terakhir di Tahun Anggaran 2026,” ujar Maksi saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (9/10/2026).

Jalan Penkase Oeleta Raya Dapat Rp2,8 Miliar

Salah satu pekerjaan yang tengah dipersiapkan Dinas PUPR adalah pembangunan ruas jalan di Kecamatan Alak.

Pembangunan tersebut mencakup dua segmen Jalan Penkase Oeleta Raya dengan panjang masing-masing sekitar 400 meter. Total anggaran yang disiapkan untuk pekerjaan tersebut mencapai Rp2,8 miliar yang bersumber dari APBD Kota Kupang.

Maksi menjelaskan, proses pekerjaan saat ini masih menunggu hasil evaluasi APBD Perubahan di tingkat Pemerintah Provinsi NTT.

Setelah tahapan evaluasi selesai, proses tender diharapkan segera dilakukan sehingga pekerjaan fisik dapat dimulai dalam waktu dekat.

“Kita sedang menunggu hasil evaluasi APBD Perubahan di tingkat Provinsi. Oleh karena itu, dipastikan dalam waktu dekat ini sudah ada proses tender,” jelasnya.

Bangun Resapan Air di Sejumlah Ruas Jalan

Selain pembangunan jalan, Dinas PUPR Kota Kupang juga menyiapkan pembangunan fasilitas resapan air di sejumlah ruas jalan.

Sedikitnya terdapat empat ruas jalan yang akan mendapatkan fasilitas tersebut, termasuk wilayah Kelapa Lima, Fatulilu, dan Oebobo.

Pembangunan resapan air tersebut diarahkan untuk mengurangi titik-titik genangan yang kerap muncul pada badan jalan ketika musim penghujan.

Dengan adanya fasilitas resapan, air hujan diharapkan dapat lebih cepat ditangani sehingga tidak mengganggu mobilitas masyarakat maupun aktivitas kendaraan di ruas jalan perkotaan.

Renovasi Kolam Airnona Dikebut

Di sektor penataan fasilitas publik dan pariwisata, Dinas PUPR juga tengah mengerjakan renovasi dan penataan Kolam Airnona.

Pekerjaan tersebut saat ini sedang berlangsung dan dilaksanakan oleh pihak ketiga dengan nilai anggaran lebih dari Rp500 juta.

Maksi menargetkan pekerjaan penataan Kolam Air Nona dapat diselesaikan pada 2026.

“Kita targetkan tahun ini pembangunan kolam bisa selesai. Ini bagian dari mendorong perbaikan fasilitas pariwisata di Kota Kupang,” pungkasnya.

Berbagai pekerjaan tersebut menunjukkan upaya Pemkot Kupang memanfaatkan sisa waktu Tahun Anggaran 2026 untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Mulai dari peningkatan akses jalan, pengendalian genangan hingga pembenahan fasilitas pariwisata, pembangunan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mobilitas, kenyamanan, dan aktivitas ekonomi warga Kota Kupang. (rnc04)