Pemerintah meminta seluruh pihak memberikan kesempatan kepada aparat penegak hukum untuk memeriksa fakta dan keterangan para pihak sesuai prosedur.

Pelaporan dugaan pengancaman diharapkan dapat memberikan kejelasan atas persoalan yang terjadi sekaligus membuka ruang penyelesaian melalui jalur hukum.

Di sisi lain, pemerintah tetap menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat.

Pemda Sabu Raijua menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan dan pengembangan potensi ekonomi daerah dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat, menghormati adat istiadat, serta menjunjung tinggi supremasi hukum.

Dengan komunikasi terbuka dan koordinasi yang baik, pemerintah berharap polemik tambak garam Uba Happu dapat diselesaikan secara proporsional dan tidak berkembang menjadi kesalahpahaman berkepanjangan di tengah masyarakat. (*/rnc)