Menurut Kristoforus, hasil panen semangka Manamas pada hari itu juga langsung diserap untuk kebutuhan dapur MBG. Supplier telah disiapkan untuk melakukan pengangkutan hasil panen dari lokasi.

“Semangka hari ini pun semuanya langsung diserap di dapur MBG karena supplier-supplier sudah siap untuk pengangkutan,” kata politisi Partai Gerindra itu.

Pernyataan tersebut langsung disambut riuh tepuk tangan para petani, masyarakat dan tamu undangan yang hadir dalam kegiatan panen perdana tersebut.

Selain Kristo Haki, panen perdana semangka di Desa Manamas turut dihadiri Sekretaris DPC HKTI TTU Retno Sila, Kepala Dinas Sosial TTU Yanuarius Makin Tnobi, Bhabinkamtibmas Desa Manamas, Danpos Manamas, serta Kepala Desa Benus dan Manamas

Panen 1,4 Ton di Tengah Keterbatasan

Panen perdana semangka menjadi momentum penting bagi petani Manamas. Sebab, keberhasilan tersebut dicapai di tengah berbagai keterbatasan yang masih dihadapi masyarakat, terutama akses jalan menuju kawasan pertanian.

Kristoforus mengapresiasi semangat masyarakat yang tetap mengembangkan sektor pertanian meskipun kondisi akses menuju lokasi kebun cukup sulit.

“Hari ini sungguh luar biasa. Masyarakat di Desa Manamas penuh dengan antusias. Mereka berjuang menanam semangka di akses jalan yang hampir tidak bisa dilewati kendaraan, baik roda empat maupun roda dua, tetapi semangat mereka tetap berkobar,” ujar Sekretaris DPC Gerindra TTU itu.