Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Seleksi belum diumumkan hasilnya, tetapi sudah beredar nama-nama yang akan menjadi urutan satu sampai tiga yang akan diputuskan oleh Bupati. Ini menjadi sesuatu yang berada di luar prosedur dan tidak objektif,” tegasnya.
Menurut Sulaiman, beredarnya informasi tersebut berpotensi meningkatkan eskalasi persoalan dan menimbulkan ketidaknyamanan di antara peserta seleksi.
Ia menegaskan seluruh peserta merupakan birokrat Kabupaten Alor yang memiliki kesempatan yang sama selama mengikuti mekanisme dan prosedur yang telah ditentukan.
“Siapapun yang ikut di situ adalah birokrat Kabupaten Alor. Semua adalah kader-kader terbaik di Kabupaten ini yang mempunyai kesempatan yang sama sepanjang mengikuti mekanisme dan prosedur yang ada,” katanya.
Karena itu, ia menolak adanya mekanisme subjektif di luar prosedur maupun cara-cara yang tidak profesional untuk memengaruhi hasil seleksi.
Komisi I Minta Jangan Ada Tekanan
Sulaiman juga mengingatkan pentingnya manajemen konflik dalam menghadapi berbagai tekanan yang muncul selama proses seleksi.
“Tidak bisa kita menggunakan mekanisme subjektif di luar prosedur yang ada. Kita menggunakan cara-cara yang tidak profesional untuk bisa menekan agar keinginan kita terpenuhi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan