Solo, RakyatNTT.ID – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) menggelar rapat konsolidasi di Hotel Brothers, Solo, Jawa Tengah, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Partai Kedaulatan Rakyat, sekaligus menjadi momentum bagi jajaran pengurus untuk memperkuat soliditas organisasi dan menyatukan langkah menghadapi agenda politik nasional ke depan.

Rapat konsolidasi DPP dan DPW PKR membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penyelarasan arah kebijakan, perkembangan organisasi di daerah, hingga penguatan struktur kepengurusan.

Ketua Umum PKR, Prof. Dr. Tuntas Subagyo, menegaskan konsolidasi menjadi bagian penting dalam membangun partai yang solid, memiliki karakter, serta arah perjuangan yang jelas.

Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh keberadaan struktur organisasi, tetapi juga oleh kemampuan seluruh jajaran untuk bergerak dalam visi dan arah perjuangan yang sama.

“PKR harus dibangun dengan semangat kebersamaan, loyalitas terhadap perjuangan, dan tanggung jawab organisasi. Kita tidak cukup hanya memiliki struktur kepengurusan, tetapi juga harus memastikan seluruh jajaran bergerak dalam satu visi dan satu arah perjuangan,” tegas Tuntas.

Ia menambahkan, tujuan utama penguatan organisasi tersebut adalah menjadikan PKR sebagai kekuatan politik yang mampu memperjuangkan kedaulatan dan kesejahteraan rakyat.

HUT ke-4 jadi Momentum Evaluasi PKR

Tuntas mengatakan peringatan HUT ke-4 PKR tidak semata-mata menjadi perayaan hari jadi partai, tetapi juga momentum untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi.

Menurut dia, seluruh kader perlu memperkuat kembali komitmen untuk membangun PKR secara konsisten dan berkelanjutan.

Evaluasi tersebut dinilai penting agar organisasi semakin siap menghadapi berbagai dinamika serta tahapan politik nasional yang akan datang.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PKR, Sigit Prawoso, S.Pd., menekankan pentingnya menerjemahkan hasil konsolidasi ke dalam program kerja yang konkret dan terukur.

“Penguatan organisasi harus menjadi prioritas bersama. Setiap DPW perlu terus membenahi dan melengkapi struktur kepengurusan, memperkuat administrasi, serta meningkatkan koordinasi dengan DPP,” ujar Sigit.

Ia menegaskan, konsolidasi tidak boleh berhenti pada forum koordinasi, tetapi harus menghasilkan langkah nyata di tingkat organisasi.

Karena itu, seluruh jajaran DPW didorong meningkatkan kesiapan organisasi sekaligus memperkuat koordinasi dengan DPP dalam menghadapi agenda politik nasional mendatang.

PKR Perkuat Struktur dari Pusat hingga Daerah

Menurut Sigit, soliditas organisasi tidak hanya dibangun melalui komunikasi antarpengurus. Kedisiplinan, konsistensi menjalankan program, serta kesungguhan setiap pengurus dalam melaksanakan tanggung jawab juga menjadi faktor penting.

Rapat konsolidasi DPP dan DPW PKR menjadi ruang untuk menyelaraskan kebijakan, mengevaluasi perkembangan organisasi di daerah, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang membutuhkan tindak lanjut bersama.

Melalui forum tersebut, PKR berupaya memastikan struktur organisasi dari tingkat pusat hingga wilayah memiliki arah kerja yang selaras.

Mengusung semangat “Kedaulatan Rakyat, Kekuatan Bangsa,” PKR menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat fondasi kelembagaan dan membangun partai sebagai rumah perjuangan rakyat.

Partai tersebut menempatkan penguatan demokrasi, kedaulatan rakyat, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari arah perjuangannya.

Memasuki usia keempat, PKR menegaskan tekad untuk melangkah lebih terarah dengan memperkuat konsolidasi organisasi dari pusat hingga daerah serta mempersiapkan seluruh jajaran menghadapi dinamika dan agenda politik nasional mendatang. (*/rnc)