Kupang, RakyatNTT.ID – Tim dosen Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) Universitas Nusa Cendana (Undana), menghadirkan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) terpadu untuk mendukung pencegahan stunting di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Program ini menggabungkan pemeriksaan kehamilan menggunakan ultrasonografi (USG) oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan dengan pelatihan budidaya sayuran melalui hidroponik sederhana di tingkat rumah tangga.

Melalui pendekatan tersebut, tim Undana berupaya memperkuat pencegahan stunting sejak masa kehamilan sekaligus meningkatkan kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan bergizi secara mandiri.

Program yang dipimpin dr. Regina M. Hutasoit, M.Kes., ini melibatkan Rahel Rara Woda, S.Si., M.K.M., dokter spesialis obstetri dan ginekologi dr. Gottfrieda P. Taeng-Ob Adang, Sp.O.G., serta dr. Redemptus.

Sebanyak 50 peserta dari kelompok masyarakat rentan dilibatkan dalam kegiatan ini. Mereka terdiri atas 10 ibu hamil yang memperoleh pemantauan janin lanjutan dan 40 ibu yang merawat balita terindikasi stunting.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan mengintegrasikan keahlian kedokteran dan kesehatan masyarakat untuk menjawab persoalan kesehatan keluarga.

10 Ibu Hamil Jalani Pemeriksaan USG Spesialis Gratis

Rangkaian kegiatan dimulai dengan intervensi medis di Rumah Sakit Umum (RSU) Undana pada Sabtu (19/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 ibu hamil mendapatkan pemeriksaan USG komprehensif secara gratis oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan.