Hal tersebut dinilai penting mengingat kondisi fiskal daerah yang tidak mudah. Pelaksanaan APBD harus dilakukan secara tepat waktu, transparan, dan akuntabel.

Kelima, membangun sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD. Bupati meminta komunikasi dan koordinasi kelembagaan dengan DPRD Kabupaten TTS terus dijaga demi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.

Keenam, melakukan evaluasi secara berkala. Evaluasi diperlukan untuk mengetahui program yang telah berjalan, hal-hal yang belum tercapai, hambatan yang dihadapi, serta langkah perbaikan yang perlu segera dilakukan.

“Evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk mengetahui apa yang sudah berjalan, apa yang belum, apa hambatannya, dan apa yang harus segera diperbaiki,” kata Eduard.

Pj Sekda Diminta jadi Jembatan Koordinasi

Di akhir arahannya, Bupati Eduard meminta Denny menjadi jembatan koordinasi antara Bupati, Wakil Bupati, perangkat daerah, dan seluruh jajaran birokrasi Pemkab TTS.

Ia menekankan pentingnya menjaga suasana kerja yang harmonis dan profesional serta menghindari kepentingan pribadi maupun kelompok dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Saya berharap Saudara Denny dapat menjadi teladan dalam kedisiplinan, integritas, komunikasi, dan tanggung jawab. Bekerjalah dengan hati, bekerja dengan integritas, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan,” ujar Bupati.