Kupang, RakyatNTT.ID – Semangat kompetisi sekaligus solidaritas mahasiswa mewarnai pembukaan Dekan FISIP Cup II 2026 yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana).

Turnamen futsal tahunan tersebut berlangsung di Lapangan Futsal FISIP Undana, Kupang, pada 19–24 Oktober 2026 dengan mengusung tema “From Competition to Solidarity” atau dari kompetisi menuju solidaritas.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FISIP Undana, Dr. Mas’amah, S.Pd., M.Si. Pembukaan turut dihadiri Ketua BEM FISIP Undana Melfin Nenohala, Ketua Panitia Azis Balawala, serta perwakilan kontingen mahasiswa dari lima program studi di lingkungan FISIP Undana.

Sebanyak 22 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut, terdiri dari 17 tim putra dan lima tim putri.

Kelima program studi yang berpartisipasi yakni Sosiologi, Ilmu Politik, Administrasi Negara, Administrasi Bisnis, dan Ilmu Komunikasi.

Bukan Sekadar Perebutan Piala

Dekan FISIP Cup II tidak hanya diarahkan sebagai ajang perebutan gelar juara. Turnamen ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga sekaligus membangun karakter melalui aktivitas di luar ruang perkuliahan.

Melalui futsal, mahasiswa didorong mengembangkan kemampuan kerja sama tim, kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, serta sikap saling menghargai.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarmahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FISIP Undana.

Dengan mengedepankan sportivitas dan keamanan, turnamen diharapkan dapat menciptakan iklim kemahasiswaan yang aktif, produktif, dan mampu memperkuat persatuan.

Dekanat Soroti Disiplin Waktu dan Jadwal UTS

Wakil Dekan I FISIP Undana, Dr. Mas’amah, memberikan apresiasi terhadap keberlanjutan Dekan FISIP Cup sebagai agenda olahraga tahunan mahasiswa.

Namun, pihak dekanat juga memberikan sejumlah catatan evaluasi untuk penyelenggaraan berikutnya, terutama berkaitan dengan kedisiplinan waktu panitia dan penyesuaian jadwal pertandingan agar tidak berbenturan dengan agenda akademik, termasuk Ujian Tengah Semester (UTS).

Mas’amah juga mengingatkan seluruh pemain dan suporter untuk menjaga sportivitas serta keamanan selama turnamen berlangsung hingga pertandingan final.

“Dekan FISIP Cup II merupakan event tahunan kita. Saya berharap kegiatan positif seperti ini terus ada ke depannya dan berjalan semakin bagus. Kami mengimbau panitia lebih disiplin terkait waktu, menyesuaikan jadwal agar tidak berbenturan dengan UTS, serta meminta peserta bertanding secara sportif demi menjaga keamanan dan kebersamaan,” tuturnya.

Futsal Jadi Media Bangun Karakter Mahasiswa

Ketua Panitia Dekan FISIP Cup II 2026, Azis Balawala, mengatakan turnamen tersebut dirancang sebagai ruang positif bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga.

Menurut mahasiswa Jurusan Ilmu Administrasi Negara itu, futsal tidak hanya berbicara tentang kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga mengajarkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan sikap saling menghargai.

“Futsal mengajarkan kita tentang kerja sama, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai. Turnamen ini menjadi sarana mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri sekaligus mempererat hubungan sosial antar-mahasiswa FISIP Undana,” ujar Azis.

Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari tujuan penyelenggaraan turnamen yang tidak hanya mengejar prestasi olahraga, tetapi juga pembentukan karakter mahasiswa.

BEM FISIP Tekankan Solidaritas Antar-Prodi

Ketua BEM FISIP Undana, Melfin Nenohala, menyampaikan apresiasi kepada pihak dekanat dan seluruh kontingen program studi yang telah berpartisipasi dalam Dekan FISIP Cup II 2026.

Melfin menegaskan bahwa kemenangan bukan menjadi satu-satunya tujuan dari kompetisi tersebut. Menurutnya, membangun solidaritas dan memperkuat silaturahmi antarmahasiswa justru menjadi semangat utama kegiatan.

“Tujuan utama kita di sini adalah membangun solidaritas antar-program studi, melatih kerja sama tim, dan mempererat silaturahmi di antara mahasiswa dari lima program studi di FISIP. Mari kita bekerja sama untuk menyukseskan Dekan FISIP Cup II ini,” katanya.

Semangat tersebut sejalan dengan tema “From Competition to Solidarity”, yang menempatkan kompetisi sebagai sarana untuk membangun hubungan yang lebih erat antarmahasiswa.

Lima Prodi Turunkan Tim Putra dan Putri

Tingginya partisipasi lima program studi menjadi salah satu catatan positif dalam penyelenggaraan Dekan FISIP Cup II tahun ini.

Masing-masing program studi mengirimkan perwakilan untuk bersaing memperebutkan piala bergilir. Secara umum, setiap prodi mengirimkan sekitar tiga tim putra dan satu tim putri.

Kehadiran lima tim putri juga menunjukkan semakin terbukanya ruang partisipasi mahasiswa perempuan dalam agenda olahraga di lingkungan FISIP Undana.

Partisipasi tersebut sekaligus memperkuat semangat inklusivitas dan kesetaraan dalam kegiatan kemahasiswaan.

Dari Lapangan Futsal untuk Solidaritas Kampus

Dekan FISIP Cup II 2026 menjadi bagian dari komitmen FISIP Undana dalam mengembangkan mahasiswa secara menyeluruh, tidak hanya melalui proses akademik, tetapi juga melalui kegiatan olahraga dan organisasi.

Selama kompetisi berlangsung, panitia dan pihak fakultas memastikan pertandingan berjalan kondusif, aman, tertib, dan menjunjung tinggi etika olahraga.

Lebih dari sekadar mencari tim terbaik, turnamen ini diharapkan mampu melahirkan mahasiswa yang memiliki ketahanan fisik, jiwa sportif, kemampuan bekerja sama, serta kepedulian terhadap kebersamaan.

Semangat tersebut menjadi pesan utama Dekan FISIP Cup II 2026: kompetisi boleh melahirkan pemenang, tetapi solidaritas yang kuat akan mempererat keluarga besar FISIP Undana. (*/rnc)