Ratu Wulla mengatakan, warga yang tidur di luar rumah tersebut juga meminta bantuan terpal untuk digunakan sebagai tempat berlindung sementara.

“Sudah kami berikan, bahkan kemarin juga benar ada beberapa yang tidur di luar, ya, masyarakat yang kami lihat langsung. Mereka tidur di luar dan mereka minta bantuan terpal, dan sudah diberikan,” kata dia.

Bantuan terpal tersebut, lanjut Ratu Wulla, dikirim langsung oleh tim dari Dinas Sosial ke lokasi warga yang membutuhkan.

Pemkab SBD juga memastikan penyaluran bantuan tetap dilakukan apabila masih ada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami juga selalu menunggu apabila memang ada masyarakat yang membutuhkan, kami tetap mendistribusikan,” ujar Ratu Wulla.

Sementara itu, berdasarkan data pemerintah daerah per Selasa (6/10/2026) pukul 00.00 Wita, sebanyak 360 rumah warga dan 34 fasilitas umum terdampak gempa.

Dengan demikian, terdapat 394 bangunan yang mengalami kerusakan berdasarkan data tersebut.

Dari 360 rumah warga, sebanyak lima unit mengalami rusak berat, 20 unit rusak sedang, dan 335 unit rusak ringan.

Sementara itu, dari 34 fasilitas umum yang terdampak, tidak ada yang mengalami rusak berat. Sebanyak lima fasilitas umum rusak sedang dan 29 lainnya rusak ringan.