Jakarta, RakyatNTT.ID – Kabupaten Rote Ndao mencatat momentum penting dalam perjalanan pembangunan daerah. Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, tampil sebagai narasumber nasional dalam Forum Knowledge Sharing Pembangunan Daerah Tahun 2026 yang digelar Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).

Dalam forum tersebut, Paulus Henuk tidak hanya berbagi pengalaman mengenai strategi pembangunan Kabupaten Rote Ndao. Ia juga menerima penghargaan tingkat nasional setelah Rote Ndao dinobatkan sebagai Kabupaten Terentaskan Paling Progresif dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas bersama Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk.

“Puji Tuhan, Kabupaten Rote Ndao dinobatkan sebagai Kabupaten Terentaskan Paling Progresif dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026,” ujar Paulus Henuk.

Paulus Henuk Berbagi Strategi Pembangunan Rote Ndao

Dalam forum nasional tersebut, Bupati Paulus Henuk menjadi salah satu kepala daerah yang berbagi pengalaman pembangunan bersama sejumlah tokoh kepala daerah lainnya.

Forum itu turut menghadirkan Wali Kota Surabaya, Bupati Kendal, hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Di hadapan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, Paulus memaparkan sejumlah strategi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendorong pembangunan, terutama di tengah tantangan sebagai daerah kepulauan dan wilayah perbatasan negara.

Salah satu capaian yang disorot adalah pertumbuhan ekonomi Rote Ndao.

Berdasarkan data yang dipaparkan, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kabupaten Rote Ndao meningkat dari 3,21 persen pada 2024 menjadi 7,96 persen pada 2025.

Angka tersebut disebut menjadi yang tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kita semua, karena merupakan bagian dari perjalanan panjang pembangunan Kabupaten Rote Ndao. Perjalanan tersebut merupakan hasil kerja bersama lintas sektor dan lintas periode pemerintahan,” kata Paulus.

Paulus Henuk: Penghargaan bukan Kerja Satu Orang

Paulus Henuk menegaskan bahwa capaian pembangunan dan penghargaan yang diraih Rote Ndao bukan hasil kerja satu orang atau satu pemerintahan semata.

Menurutnya, pembangunan daerah merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk masyarakat, pemerintah daerah, pemimpin terdahulu, pelaku usaha, serta seluruh pemangku kepentingan.

Ia juga mengajak masyarakat Rote Ndao untuk mempertahankan persatuan dan harmoni sebagai modal penting dalam melanjutkan pembangunan.

“Rote Ndao memiliki harapan masa depan yang lebih baik. Syaratnya adalah unity, menjaga harmoni dan saling support. Jika modal dasar ini terus dijaga maka bukan tidak mungkin tahun-tahun ke depan akan jauh lebih baik dari hari ini,” tegasnya.

Terentaskan Bukan Berarti Pembangunan Rote Ndao Selesai

Meski mendapatkan penghargaan nasional, Paulus Henuk mengingatkan bahwa status sebagai daerah yang mengalami kemajuan progresif bukan berarti seluruh persoalan pembangunan telah selesai.

Rote Ndao masih menghadapi tantangan geografis sebagai daerah kepulauan dan wilayah perbatasan negara.

Di sisi lain, daerah tersebut memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor pariwisata, pertanian, peternakan, perikanan hingga industri tambak garam melalui proyek K-SIGN.

Paulus juga memberikan catatan terhadap karakter pertumbuhan ekonomi Rote Ndao yang mencapai 7,96 persen pada 2025.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut masih perlu dikawal agar tidak berhenti pada aktivitas investasi, tetapi berlanjut menjadi pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh kegiatan produksi secara berkelanjutan.

“LPE 2025 sebesar 7,96% masih bersifat Investment Divine Growth, di mana pertumbuhan yang masih bersifat sementara selama masa investasi sedang berlangsung, yang harus segera berubah menjadi Production Divine Growth yang bersifat permanen,” jelas Paulus.

Ia mencontohkan sektor tambak garam yang harus segera masuk pada tahap produksi sehingga dapat menciptakan lapangan kerja yang bersifat tetap bagi masyarakat.

Dorong Kolaborasi untuk Pengembangan Tambak Garam

Untuk mengubah investasi menjadi aktivitas produksi yang berkelanjutan, Paulus menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah dengan kementerian dan lembaga terkait.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan amanat Perpres Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pergaraman Nasional.

Pengembangan industri garam di Rote Ndao diharapkan tidak hanya meningkatkan angka investasi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan aktivitas produksi, serta tumbuhnya usaha masyarakat dan UMKM.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao akan diarahkan pada keberlanjutan pembangunan dengan sejumlah fokus.

Di antaranya penguatan investasi berkualitas, penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah produk lokal, penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta memastikan masyarakat lokal dan UMKM memperoleh manfaat dari aktivitas ekonomi yang berkembang.

Kemiskinan, IPM dan Infrastruktur Jadi Fokus Pembangunan

Paulus Henuk mengatakan capaian pembangunan Rote Ndao harus terus dilanjutkan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

Menurutnya, penurunan kemiskinan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), peningkatan kualitas infrastruktur dan perkembangan desa merupakan bagian penting dari pembangunan daerah.

“Capaian ini menjadi pengingat bahwa pembangunan harus terus dilanjutkan dan manfaatnya harus semakin dirasakan masyarakat. Kemiskinan yang menurun, peningkatan IPM, kualitas infrastruktur dan perkembangan desa menjadi bagian dari kemajuan yang harus terus kita jaga,” ujarnya.

Bupati Rote Ndao itu juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, jajaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, para pemimpin Rote Ndao terdahulu, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan daerah.

Bagi Paulus, penghargaan nasional tersebut bukanlah akhir dari perjalanan.

“Penghargaan Kabupaten Terentaskan Paling Progresif bukanlah titik akhir, melainkan energi baru untuk terus bekerja,” pungkasnya. (*/rnc12)