Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan keselamatan Aparatur Sipil Negara (ASN) asal NTT yang bertugas di wilayah Papua menjadi perhatian serius pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma kepada wartawan di Ruang Kerja Wakil Gubernur NTT, Kantor Gubernur NTT, Rabu (30/9/2026) sore.
Menurut Johni, Pemerintah Provinsi NTT telah mengambil langkah konkret untuk merespons persoalan keamanan yang dihadapi ASN asal NTT di wilayah Papua.
Langkah tersebut salah satunya dilakukan melalui audiensi dengan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Purwadi Arianto, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Berawal dari Kasus CPNS Asal Rote Ndao
Persoalan keselamatan ASN asal NTT di Papua mengemuka setelah Johni Asadoma menghadiri prosesi pemakaman almarhumah Wili Mbuik, CPNS asal Kabupaten Rote Ndao yang menjadi korban penembakan di Provinsi Papua Pegunungan.
Saat bertemu keluarga dan kerabat korban, Johni menerima aspirasi terkait kekhawatiran terhadap keselamatan ASN asal Rote Ndao lainnya yang masih bertugas di Papua Pegunungan.
Kekhawatiran tersebut muncul setelah adanya teror dan ancaman jiwa melalui telepon seluler milik almarhumah yang disebut telah diambil oleh kelompok bersenjata.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan