Seba, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua mendapat perhatian Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), khususnya Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, melalui Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Program tersebut akan dilaksanakan di dua desa yang telah ditetapkan sebagai lokasi KNMP, yakni Desa Raemadia, Kecamatan Sabu Barat, dan Desa Ledeunu, Kecamatan Raijua.

Perkembangan program tersebut disampaikan tim KKP Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap saat melakukan kunjungan kepada Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si., di ruang kerjanya, Kamis (17/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Thobias Uly didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sabu Raijua, Lagabus Pian. Sementara tim KKP yang hadir yakni Utari K., Analis SDMA Muda pada PPS Nizam Zachman, serta Taufan Darma S., P3T Pertama pada PPS Nizam Zachman.

Dua Lokasi KNMP di Sabu Raijua Disetujui

Tim KKP menjelaskan, dua lokasi tersebut telah melalui proses survei dan pengajuan kepada Pemerintah Pusat sebelum akhirnya ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

Kunjungan tim KKP sekaligus untuk menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan penyerahan lokasi di Desa Raemadia dan Desa Ledeunu.

Wakil Bupati Sabu Raijua menyambut baik program tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui KKP Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Sabu Raijua.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui KKP Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap atas Program Kampung Nelayan Merah Putih ini. Pemerintah Daerah tentu mendukung dan menerima setiap program Pemerintah Pusat yang dilaksanakan di Sabu Raijua. Ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Pusat kepada daerah dan masyarakat Sabu Raijua,” ujar Thobias.

Menurut Thobias, kehadiran KNMP di dua wilayah tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para nelayan.

Ia menilai keberadaan berbagai fasilitas yang akan dibangun melalui program tersebut dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan.

Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Thobias mengatakan masyarakat Sabu Raijua memiliki hubungan erat dengan sektor kelautan dan perikanan. Sebagian masyarakat menggantungkan sumber penghasilan dari laut, sementara sebagian lainnya bekerja di sektor darat.

Karena itu, ia berharap Program Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

“Dengan adanya Kampung Nelayan Merah Putih ini tentu sangat membantu masyarakat. Apalagi akan ada fasilitas-fasilitas yang dibangun. Kita berharap program ini benar-benar memberikan manfaat dan meningkatkan aktivitas serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua juga memastikan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, termasuk membuka ruang koordinasi apabila ditemukan hambatan di lapangan.

“Kalau ada hambatan atau kendala, segera dikomunikasikan dan dikoordinasikan. Pemerintah Daerah selalu membuka ruang untuk kita bersinergi dan berkolaborasi dalam menyukseskan program Pemerintah Pusat di Sabu Raijua,” tegas Thobias.

Pemkab Ingatkan Kondisi Musim di Sabu Raijua

Selain memberikan dukungan, Thobias mengingatkan tim pelaksana mengenai kondisi geografis Sabu Raijua yang memiliki dua musim, yakni musim barat dan musim timur.

Menurutnya, musim barat biasanya disertai angin kencang sehingga kondisi tersebut perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan pekerjaan fisik di lokasi program.

“Kita di Sabu Raijua ada dua musim, yaitu musim barat dan musim timur. Pada musim barat biasanya angin cukup kencang. Harapan kita kondisi tersebut tidak menjadi kendala dalam proses pengerjaan nantinya,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh tahapan Program Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Raemadia dan Desa Ledeunu dapat berjalan lancar dan sesuai rencana.

Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, lanjut Thobias, akan terus membangun koordinasi dengan Pemerintah Pusat agar berbagai program pembangunan yang masuk ke daerah dapat terlaksana secara optimal dan tepat sasaran.

Dengan ditetapkannya dua desa sebagai lokasi KNMP, Pemkab Sabu Raijua berharap program tersebut menjadi salah satu pengungkit aktivitas ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat sektor kelautan dan perikanan di daerah kepulauan tersebut. (*/rnc)