Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dekan FEB Undana, Dr. Rolland E. Fanggidae, S.Si., MM., mengatakan keberlanjutan pariwisata sangat bergantung pada bagaimana sektor tersebut dikelola saat ini.
“Pariwisata sebuah daerah keberlanjutannya itu sangat bergantung dari pengelolaan kita hari ini,” ujar Rolland.
Menurut dia, forum internasional tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat global bahwa Labuan Bajo tetap terbuka bagi wisatawan.
“Kami menjadikan wadah ini untuk promosi ke semua negara untuk ayo kembali berkunjung ke Labuan Bajo,” katanya.
Upaya tersebut menjadi penting karena aktivitas ekonomi masyarakat Labuan Bajo memiliki keterkaitan erat dengan pergerakan wisatawan, kegiatan pariwisata, dan berbagai agenda berskala nasional maupun internasional.
30 UMKM Labuan Bajo Ikuti Pelatihan Internasional
Selain agenda konferensi, hari kedua ICEMAT 2026 diisi dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional yang melibatkan akademisi Undana, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), serta mitra perguruan tinggi dari India.
Sebanyak 30 pelaku UMKM rintisan di Labuan Bajo mendapatkan pelatihan pengembangan kapasitas. Mereka juga dihadirkan secara langsung dalam sesi konferensi untuk menyerap pengetahuan dan gagasan dari akademisi serta praktisi internasional.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan