Dugaan tersebut berkaitan dengan masa jabatannya sebagai Wakil Presiden Filipina dan ketika dirinya menjabat sebagai Menteri Pendidikan.

Sara telah membantah melakukan pelanggaran hukum dalam kasus tersebut.

Dengan terbitnya surat perintah penangkapan terbaru, posisi politik dan hukum Sara Duterte menghadapi tekanan yang semakin besar menjelang dinamika politik Filipina menuju Pemilu 2028. (*/rnc)