Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar puncak perayaan Dies Natalis ke-64 secara khidmat dan penuh kebersamaan di Grha Cendana, Jumat (18/9/2026).

Perayaan diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin Pdt. Antonerha Rahakbauw-Mapussa, S.Th., dan diikuti seluruh sivitas akademika Undana.

Momentum 64 tahun Undana menjadi ruang refleksi sekaligus penegasan kembali arah pengembangan perguruan tinggi negeri tersebut dalam menjawab berbagai tantangan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).

Memasuki usia lebih dari enam dekade, Undana menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan tinggi bertaraf internasional dengan mengintegrasikan integritas, riset bereputasi, dan inovasi pembelajaran.

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., mengatakan besarnya peran Undana di NTT harus diikuti dengan rasa memiliki dan komitmen pelayanan yang kuat dari seluruh sivitas akademika.

“Kita terlalu besar untuk Nusa Tenggara Timur. Untuk itu, pagari perkhidmatan kita dengan hati, emosi, dan rasa memiliki yang sama,” tegas Jefri.

Ia mengakui perbedaan di lingkungan kampus merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Namun, perbedaan tersebut menurutnya perlu ditempatkan sebagai kekuatan untuk membangun Undana.

“Saya percaya di antara kita pasti ada perbedaan tapi tolong jadikan perbedaan itu sebagai kekuatan bagi kita di Undana, dan pastikan pelayanan kita terus berlangsung dengan baik serta memberikan dampak nyata bagi mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.

Tiga Bulan Rangkaian Dies Natalis Undana

Puncak Dies Natalis ke-64 sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama sekitar tiga bulan.

Berbagai kegiatan digelar dalam rangka memperingati usia ke-64 Undana, mulai dari aksi kebersihan lingkungan kampus hingga penyelenggaraan konferensi ilmiah internasional.

Ketua Panitia Dies Natalis, Dr. Simplexius Asa, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika dan mitra yang telah mendukung pelaksanaan rangkaian kegiatan.

Ia juga menegaskan komitmen panitia untuk mempertanggungjawabkan seluruh dukungan yang diterima selama kegiatan, baik dalam bentuk in-kind maupun in-cash, secara transparan dan akuntabel.

Transparansi tersebut menjadi bagian dari refleksi Dies Natalis, sekaligus memperkuat nilai integritas dalam penyelenggaraan kegiatan institusi.

Undana Tekankan Keunggulan Akademik Harus Disertai Integritas

Arah pengembangan Undana juga menjadi perhatian dalam puncak Dies Natalis ke-64.

Sekretaris Senat Undana, Prof. Dr. Yantus A.B. Neolaka, S.Pd., M.Si., yang mewakili Ketua Senat, menekankan bahwa pencapaian akademik perlu berjalan beriringan dengan etika dan integritas.

Menurutnya, reputasi akademik tidak cukup hanya dibangun melalui pencapaian penelitian, publikasi maupun inovasi, tetapi juga melalui karakter kelembagaan yang menjunjung tinggi integritas.

“Keunggulan tanpa integritas akan kehilangan makna. Karena itu, Undana harus terus menjadi world class yang kuat dalam tradisi keunggulan, menjunjung tinggi integritas, serta berani menjawab persoalan masyarakat,” kata Yantus.

Pesan tersebut menjadi salah satu refleksi penting dalam peringatan Dies Natalis ke-64, terutama ketika Undana terus mendorong penguatan kualitas akademik dan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan NTT.

Undana Award Apresiasi Dosen dan Mahasiswa Berprestasi

Puncak Dies Natalis ke-64 juga diisi dengan penganugerahan Undana Award kepada sivitas akademika dan mahasiswa yang menunjukkan prestasi serta kontribusi dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

Penghargaan diberikan untuk berbagai kategori, antara lain prestasi penelitian, publikasi internasional, perolehan hibah, inovasi, pendampingan masyarakat, tim peneliti, mahasiswa penerima pendanaan kompetisi nasional, hingga dosen pembimbing lapangan (DPL).

Salah satu penerima penghargaan adalah Danang Novika Ruswantara, S.I.Kom., S.A.B., M.I.Kom. Ia meraih penghargaan pada kategori Dosen Muda <5 Tahun Berprestasi Pendanaan PDP dan BIMA serta kategori DPL KKN Tematik Kebencanaan.

Danang mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar, lebih produktif, menghasilkan karya yang bermanfaat, dan terus memberikan kontribusi, baik melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun dalam proses pendidikan bersama mahasiswa,” ungkapnya.

14 Mahasiswa Berprestasi Turut Mendapat Apresiasi

Selain dosen dan sivitas akademika, Undana juga memberikan apresiasi kepada 14 mahasiswa berprestasi.

Penghargaan turut diberikan kepada para pemenang Bale Race University yang merupakan hasil kerja sama Undana dengan Bank BTN serta para juara berbagai perlombaan dalam rangkaian Dies Natalis ke-64.

Pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya kampus untuk membangun budaya apresiasi terhadap prestasi akademik maupun nonakademik di lingkungan universitas.

Rangkaian perayaan Dies Natalis ke-64 Undana kemudian ditutup dengan acara ramah tamah yang diikuti sivitas akademika dan para tamu undangan.

Melalui momentum tersebut, Undana kembali menegaskan pentingnya kebersamaan, integritas, inovasi, dan kontribusi nyata sebagai bagian dari perjalanan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan NTT. (*/rnc)