Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada banyaknya program yang ingin dilaksanakan. Setiap kebijakan harus mampu memberikan manfaat luas dan menjawab kebutuhan masyarakat yang paling mendesak.

“Pembangunan tidak hanya berbicara tentang apa yang kita ingin bangun, tetapi juga bagaimana memastikan setiap kebijakan yang kita ambil dapat memberikan manfaat yang luas, menjadi penggerak bagi kemajuan daerah, serta mampu memberikan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan yang baik bukan semata-mata menjawab sebanyak mungkin permintaan, tetapi mampu menentukan pilihan secara tepat berdasarkan kebutuhan paling mendesak dan memberikan manfaat terbesar bagi masyarakat.

Perubahan APBD 2026 Segera Masuk Tahap Pembahasan

Setelah Kesepakatan Bersama Perubahan KUA-PPAS 2026 ditandatangani, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dan DPRD akan memasuki tahapan berikutnya, yakni penyusunan, pembahasan, hingga penetapan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Bupati mengingatkan bahwa waktu pelaksanaan perubahan APBD 2026 semakin terbatas. Karena itu, koordinasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dan DPRD perlu diperkuat agar seluruh tahapan dapat diselesaikan secara efektif dan tepat waktu.