Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Peserta juga diajak mengambil bagian dalam berbagai rangkaian pelayanan yang telah disiapkan panitia.
“Mari kita datang bersama, membawa keluarga, pemuda, anak-anak dan seluruh warga jemaat. Mari kita bersekutu, mendengarkan Firman Tuhan, mengalami penyegaran iman, sekaligus mengambil bagian dalam berbagai pelayanan sosial yang telah disiapkan panitia,” ujarnya.
Semangat tersebut sejalan dengan tema “Dipulihkan untuk Menjadi Berkat”. Pemulihan iman diharapkan tidak berhenti pada pengalaman spiritual pribadi, tetapi diwujudkan melalui kepedulian dan pelayanan nyata bagi keluarga, gereja, masyarakat, dan lingkungan.
“Mari kita datang untuk dipulihkan, dikuatkan dan kemudian bersama-sama menjadi berkat bagi keluarga, gereja, masyarakat dan lingkungan. Kami berharap seluruh warga gereja dan masyarakat dapat mengambil bagian dalam momentum ini,” tutur Dematrius.
Ada Pelayanan Kesehatan hingga Sembako Murah
Untuk menerjemahkan tema kegiatan dalam aksi nyata, panitia menyiapkan sejumlah kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Rangkaian tersebut meliputi pelayanan kesehatan gratis, aksi penanaman pohon, Pasar Sembako Murah, seminar pengembangan komoditas unggulan perkebunan Alor, diakonia pendidikan, serta pemberian makanan tambahan bergizi bagi anak-anak.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan