AHY mengaku bahagia dan terharu melihat keberanian serta kemampuan generasi muda yang tampil dalam kompetisi tersebut.

“Saya sungguh berbahagia dan terharu. Tadi mata saya berkaca-kaca, terkesima dan membayangkan jika semakin banyak generasi kita seperti ini,” ungkap AHY.

Apresiasi tersebut menjadi bagian dari momentum penghargaan terhadap generasi muda yang berani tampil dan menyampaikan gagasan mengenai masa depan Indonesia.

Prestasi untuk SMK dan Inspirasi bagi Pelajar NTT

Keberhasilan Prevy juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMK Negeri 4 Kupang, para guru, mentor, pendamping dan masyarakat NTT.

Dalam persiapannya menuju final nasional, Prevy mendapat pendampingan dari Winston Neil Rondo sebagai mentor, bersama Semi Ndolu dan Sandra Sanbein sebagai pendamping.

Prestasi tersebut menunjukkan bahwa pendidikan kejuruan tidak hanya berkaitan dengan keterampilan teknis, tetapi juga dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi publik dan keberanian menyampaikan gagasan.

Dari ruang kelas SMK Negeri 4 Kupang, Prevy berhasil membawa nama NTT ke panggung nasional.

Juara 3 Lomba Pidato AHY Muda 2026 menjadi pencapaian penting bagi Prevy, sekaligus menjadi inspirasi bagi pelajar NTT untuk terus belajar, berani menyampaikan gagasan dan mengembangkan potensi diri.