Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kota Kupang meningkatkan perhatian terhadap penanganan kanker serviks setelah sebanyak 360 kasus positif tercatat hingga September 2026.
Tingginya temuan tersebut mendorong Pemerintah Kota Kupang memperkuat upaya pencegahan sekaligus penanganan bagi masyarakat yang telah terdeteksi positif.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowaty, mengatakan penanganan kanker serviks menjadi salah satu prioritas dalam pembahasan Perubahan APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2026.
Meski tidak merinci besaran anggaran yang secara khusus dialokasikan untuk kanker serviks, Retnowaty menyebut total anggaran Dinas Kesehatan dalam APBD Perubahan 2026 mencapai lebih dari Rp2 miliar dan di dalamnya terdapat alokasi prioritas untuk penanganan kanker serviks.
“Intinya anggaran keseluruhan di perubahan ini khusus Dinkes totalnya lebih dari Rp2 miliar, di dalamnya sudah ada prioritas untuk kanker serviks,” jelas Retnowaty saat diwawancarai di pelataran Gedung DPRD Kota Kupang, Senin (21/9/2026).
Vaksin HPV Masuk Prioritas APBD Perubahan
Menurut Retnowaty, anggaran dalam perubahan APBD 2026 tersebut salah satunya akan digunakan untuk kegiatan pengadaan dan pemberian vaksin Human Papillomavirus (HPV).

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan