Perjuangannya semakin menyentuh banyak pihak ketika ia rela memanjat pohon di bawah terik matahari demi mendapatkan sinyal internet agar dapat menyelesaikan proses wawancara UKT.

Menerima bantuan dan perhatian dari pimpinan kampus, Nenik mengaku terharu dan semakin termotivasi untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.

“Saya sangat terharu dan bangga sekali bisa lulus di Kampus Undana. Untuk teman-teman di luar sana, tetaplah semangat karena setiap perjuangan membutuhkan proses. Semoga saya bisa menyelesaikan kuliah dengan baik dan mendapatkan KIP Kuliah untuk mewujudkan cita-cita saya,” tutur Nenik.

Melalui dukungan berupa penyesuaian UKT, pendampingan pengajuan KIP Kuliah, hingga bantuan fasilitas belajar, Undana menegaskan komitmennya sebagai kampus yang peduli terhadap mahasiswa berprestasi dan gigih berjuang, serta memastikan setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan tinggi dan masa depan yang lebih baik. (*/rnc)