“Bapak Kepala Basarnas bersama rombongan telah tiba dan dijadwalkan meninjau wilayah terdampak di Kabupaten Manggarai Timur. Selain itu, helikopter Basarnas juga telah disiagakan untuk mendukung proses evakuasi medis udara secara cepat apabila diperlukan dan saat ini disiagakan di Bandara Komodo Labuan Bajo,” ujar Fathur Rahman.

Nelayan Ditemukan Meninggal di Perairan Pantai Waso

Operasi SAR di Kabupaten Manggarai Timur juga membuahkan hasil dengan ditemukannya seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan tenggelam saat gempa terjadi.

Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR dari unsur TNI, Polri, dan masyarakat menemukan korban pada pukul 09.30 WITA di perairan Pantai Waso, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan kemudian dievakuasi oleh tim SAR.

Temuan tersebut menjadi bagian dari operasi pencarian yang terus dilakukan di sejumlah titik terdampak gempa di Pulau Flores.

Penyisiran Diperluas hingga Radius 6,3 Kilometer

Sementara itu, tim SAR masih melakukan penyisiran darat di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Nagekeo berdasarkan Rencana Operasi (RenOps) hari kedua.

Penyisiran dilakukan hingga radius 6,3 kilometer dengan menyasar sejumlah wilayah yang terdampak gempa.