Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Berton berharap kolaborasi dalam memberikan dukungan psikososial dapat terus dilakukan selama masyarakat masih berada di pengungsian.
Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan membangun kembali rumah dan memenuhi kebutuhan logistik. Kondisi psikologis dan sosial warga juga perlu mendapat perhatian agar proses pemulihan dapat berjalan secara menyeluruh.
“Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak bencana, terutama kelompok rentan seperti anak-anak,” kata Berton.
Dengan adanya kegiatan trauma healing dan perpustakaan keliling, anak-anak korban gempa di Sikka diharapkan tetap mendapatkan ruang untuk belajar, bermain, berinteraksi, dan mengekspresikan diri selama menjalani masa pengungsian. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan