Maumere, RakyatNTT.ID – Bantuan untuk korban gempa Flores terus mengalir. Minggu (23/8/2026) siang, bantuan datang dari solidaritas masyarakat Minang. Bantuan makanan siap saji berupa rendang sebanyak 3,6 ton rendang didistribusi oleh Oesman Sapta Odang yang merupakan Ketum masyarakat Minang melalui Gebu Minang sekaligus Ketua Umum DPP Partai Hanura.

Bantuan tersebut diterima Gubernur NTT Melkiades Laka Lena bersama Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma secara simbolis di Bandara Frans Seda, Maumere, Minggu (23/8/2026). Bantuan diserahkan Perwakilan Keluarga Besar Minang, Fauzi Bahar dan Marwan Haris perwakilan Partai Hanura.

Saat menerima bantuan, Gubernur dan Wakil Gubernur NTT didampingi Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago. Turut hadir sejumlah tokoh NTT, diantaranya Goris Mere, Melchias Markus Mekeng, Andreas Hugo Parera, Rikard Bagun, dan Refafi Gah.

Selanjutnya bantuan tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak gempa yang membutuhkan dukungan pangan selama masa tanggap darurat.

Kekuatan Bagi NTT Hadapi Bencana

Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Minang, Gebu Minang, Partai Hanura, serta seluruh pihak yang telah peduli dan solider dengan masyarakat Flores yang terdampak bencana.

Menurutnya, bantuan itu sangat berarti karena dapat menopang kebutuhan pangan, khususnya asupan makanan bergizi bagi masyarakat yang masih berada di pengungsian.

Gubernur Melki menyampaikan bahwa solidaritas yang datang dari berbagai daerah menjadi kekuatan penting bagi masyarakat NTT dalam menghadapi situasi bencana.

“Dalam situasi seperti ini, yang paling penting adalah kita hadir bersama masyarakat. Bantuan dan kepedulian seperti ini memberikan kekuatan bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit,” kata Gubernur.

Senada dengan Gubernur, Wakil Gubernur Johni Asadoma juga berterima kasih atas solidaritas masyarakat Minang.

“Ini bukan hanya bantuan makanan, tapi juga bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat NTT,” ujar Gubernur Melki.

“Bantuan ini tentunya sangat membantu masyarakat Flores yang terdampak gempa. Sekali lagi, terima kasih atas kepedulian dan solidaritas yang diberikan kepada masyarakat NTT,” tambah Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma.

Belajar dari Gempa di Minang

Perwakilan Keluarga Besar Minang, Fauzi Bahar, mengatakan bantuan 3,6 ton rendang tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Minang terhadap warga Flores yang terdampak bencana.

Fauzi mengatakan, pengalaman masyarakat Sumatera Barat menghadapi gempa pada 2009 menjadi salah satu alasan masyarakat Minang ikut merasakan dan membantu masyarakat Flores yang kini menghadapi bencana.

“Karena kita pernah mengalami gempa tahun 2009. Bagaimana nikmatnya, bagaimana bahagianya diberi bantuan itu,” ujarnya.

Penanganan Tanggap Darurat Terus Berjalan

Pemerintah Provinsi NTT bersama pemerintah kabupaten, unsur TNI-Polri, relawan, dan berbagai pihak terkait terus melakukan penanganan terhadap masyarakat terdampak, termasuk memastikan kebutuhan dasar dan pangan selama masa tanggap darurat terpenuhi.

Pemerintah Provinsi NTT menyampaikan terima kasih atas seluruh dukungan dan solidaritas yang terus mengalir dari berbagai daerah untuk masyarakat Flores yang terdampak gempa. (*/rnc)